FACEBOOK DAN WANITA

Posted On November 20, 2009

Disimpan dalam psikologi

Comments Dropped tinggalkan tanggapan

Internet adalah jaringan komputer yang terhubung secara internasional dan tersebar di seluruh dunia. Sejalan dengan perkembangan zaman, kemajuan teknologi internet juga semakin maju. Internet adalah jaringan komputer yang dapat menghubungkan suatu komputer atau jaringan komputer dengan jaringan komputer lain, sehingga dapat berkomunikasi atau berbagi data tanpa melihat jenis komputer itu sendiri. Banyak sekali aktivitas yang dapat kita lakukan melalui internet, diantaranya adalah browsing, chatting, e-mail, dan berinteraksi dengan orang lain dengan berbagai macam cara.

Terdapat berbagai macam situs yang dapat kita akses dengan mudah melalui internet, salah satunya adalah facebook. Facebook didirikan tahun 2004, Facebook telah mencatatkan lebih dari 37 juta pengguna serta ribuan jaringan bisnis. Facebook dibuat oleh alumni Universitas Harvard, Mark Zuckenberg awalnya hanya sebatas situs untuk para alumni lulusan Harvard. Selanjutnya Facebook berkembang pesat sebagai situs untuk hiburan dan pekerjaan. Facebook memiliki layanan fitur privasi. Dengan layanan para pengguna Facebook dapat mengontrol terhadap siapa saja yang diperbolehkan mengakses data profil mereka. Facebook telah mengembangkan berbagai ragam aplikasi yang dapat diinstall para pengguna. Aplikasi-aplikasi inilah yang memberikan nilai tambah bagi Facebook.

Pada saat ini, facebook merupakan salah satu situs jejaring sosial yang sedang menjamur di belahan negara manapun termasuk Indonesia. Dengan situs tersebut, kita dapat berkomunikasi dengan sesama pengguna situs tersebut. Kebanyakan penggunanya adalah teman-teman lama kita yang sudah lama tidak bertemu ataupun teman-teman yang baru kita kenal di dunia maya tersebut. Bukan hanya orang dewasa saja yang menggunakan situs jejaring sosial ini, tapi anak-anak yang masih duduk di bangku sekolah dasar juga bisa menggunakan situs tersebut. Facebook menjadi sangat fenomena, karena banyak sekali menimbulkan reaksi pro dan kontra dari masyarakat Indonesia.

Awalnya facebook hanya bersifat menyenangkan untuk pribadi penggunanya, namun sekarang banyak dari para pengguna situs jejaring sosial ini yang memanfaatkan keberadaan dan kemudahan dari aplikasi yang ada didalamnya. Di mulai dari mencari teman, menjalin hubungan dengan mitra kerja, sampai ada yang melakukan interaksi jual beli. Pada kesempatan ini, saya hanya membatasi masalah dari dampak sosial facebook untuk mereka yang telah memiliki pasangan baik itu yang sudah menikah ataupun baru pada tahap pacaran. Bagi yang memiliki pasangan, mereka bisa dengan mudah berkomunikasi melalui facebook jika tidak sempat bertemu. Mereka bisa mengetahui aktivitas pasangan masing-masing di facebook, siapa saja teman-temannya, komen-komen apa saja, dan mengupload foto.

Dengan banyaknya kemudahan yang didapatkan tersebut bagi siapa saja dan khususnya bagi para pasangan, maka akan menimbulkan beberapa konflik dalam hubungan mereka. Diantaranya adalah perselingkuhan melalui facebook. Maraknya perselingkuhan yang terjadi di facebook membuat situs jejaring sosial ini dianggap sebagai ‘biang keladi’ retaknya sejumlah perkawinan dan hubungan asmara. Tak bisa dipungkiri ajang saling mengomentari status dan foto, dan mengirimkan pesan lewat fitur ‘wall’ memang cukup menyenangkan. Namun, aktivitas menyenangkan ini bisa berubah menjadi ajang pertengkaran antar pasangan. Terbukti dari penelitian yang dilakukan terhadap 300 orang mengungkapkan Facebook dapat meningkatkan rasa cemburu, terutama pada wanita. Kebanyakan wanita melakukan sesuatu dimulai dengan perasaannya terlebih dahulu, apakah sesuai dengan yang mereka inginkan, rasakan dan barulah berfikir logis.

Berbeda dengan para pria, mereka memulai sesuatu dengan logikanya. Tidak banyak para pria yang sangat sensitif, bukan berarti mereka tidak memiliki perasaan sama sekali. Namun para pria tidak menginginkan sesuatu hal menjadi lebih rumit, mereka bisa bersikap lebih praktis dan cuek dibandingkan dengan para wanita. Hal itulah yang menyebabkan kebanyakan para wanita yang memiliki rasa cemburu lebih besar daripada pria.

Hasil penelitian yang dimuat dalam jurnal CyberPsychology & Behavior edisi Agustus 2009 ini menyatakan hal-hal yang bisa memicu rasa cemburu mulai dari pasangan memiliki teman baru, komentar dari teman wanitanya, hingga aktivitas facebook lain, seperti mengisi kuis, upload foto bahkan main games. Pada data penelitian terungkap bahwa sebagian besar responden rata-rata memiliki 300 teman dan menghabiskan sekitar 40 menit sehari membuka facebook. Bagi mereka yang membuka facebook lebih dari 40 menit sehari memiliki level cemburu yang lebih tinggi.

Ternyata, banyak responden yang mengaku bila membuka facebook lebih lama, mereka cenderung membuka akun pasangannya beberapa kali. Bahkan, tidak sedikit wanita yang mengintip akun pasangannya di sela-sela waktu kerja atau belajar (mahasiswi). Sebanyak 72 persen dari responden memiliki alasan bahwa mereka penasaran ingin melihat aktivitas pasangannya di facebook. Biasanya jika pasangannya tidak terlalu banyak up date, mereka mengaku merasa tenang. Namun, kalau pasangannya cukup aktif berkomunikasi di facebook terutama dengan teman wanitanya, inilah yang bisa menjadi pemicu rasa cemburu yang dapat berujung pada pertengkaran.

Hasil penelitian ini menyimpulkan, lebih banyak responden wanita yang mengintip akun facebook pasangannya dibandingkan responden pria. Lucunya, para responden pria mengaku justru menghindari membuka akun pasangannya, karena lebih tertarik membuka akun facebook wanita lain.

Dari hasil penelitian tersebut, dijelaskan bahwa wanita mempunyai tingkat kecemburuan yang lebih besar dibandingkan pria. Sebenarnya hal itu tidak akan terjadi bila keduanya bisa menjaga sikap, menghormati, menghargai perasaan dan keberadaan pasangan masing-masing, sadar akan status yang sudah mereka miliki dan dibutuhkan kejujuran dari tiap pasangan. Selain itu, tergantung tiap-tiap individunya, facebook yang mereka gunakan itu hanya untuk sebatas berkomunikasian dengan rekan-rekan saja atau berfungsi sebagai ajang cari jodoh. Untuk para facebooker’s (sebutan untuk pengguna facebook), bersikaplah realistis. Situs-situs yang ada di internet hanyalah dunia maya, yang kita semua tidak tahu dengan pasti akan kebenaran informasi dari para pengguna situs tersebut.

Tinggalkan Balasan

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Ubah )

Connecting to %s

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.